Sistem Perekonomian Indonesia

Sistem Perekonomian Indonesia

Sistem Perekonomian Indonesia

Yang sangat dibutuhkan dalam suatu negara adalah sistem yang akan membawa kemakmuran dan keadilan bagi rakyatnya. Begitu pula dengan perekonomian, khususnya di Indonesia. Pencapaian kemakmuran dan pemerataan dalam kaitannya dengan perekonomian memerlukan suatu sistem perekonomian. Bab ini membahas tentang sistem ekonomi Indonesia, meliputi: Latar belakang terbentuknya sistem ekonomi, pengertian sistem ekonomi, jenis-jenis sistem ekonomi, sistem ekonomi Indonesia (sistem ekonomi Pancasila).

 

Latar Belakang Munculnya Sistem Ekonomi

Setiap orang yang hidup memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, baik untuk menunjang kehidupannya maupun hanya untuk realisasi diri dalam lingkungan sosialnya. Contoh kebutuhan adalah: kebutuhan sandang dan pangan, kebutuhan kesehatan, kebutuhan sosial dan lain-lain. Berdasarkan hal tersebut, suatu usaha tercipta dalam arti orang menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Namun yang menjadi permasalahan adalah kelangkaan faktor produksi, yang berarti ketersediaan faktor produksi seperti tanah, tenaga kerja, modal dan kewirausahaan terbatas. Jadi bagaimana seseorang dapat memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas sementara faktor-faktor produksi yang ada sangat terbatas? Masalah ekonomi menghadapkan produsen dengan dilema, yaitu berkaitan dengan pilihan sumber daya yang tersedia. Inilah bagaimana ide itu muncul, yang dikenal sebagai masalah ekonomi dasar.

Masalah dasar ilmu ekonomi adalah gelar (ilmu) yang berhubungan dengan masalah ekonomi (pemilihan sumber daya yang tersedia). Masalah pokok ekonomi dapat dirumuskan sebagai berikut:

1. Apa? (Ontologi: pertanyaan tentang keberadaan.)

  • Kebutuhan apa yang dimiliki gereja?
  • Barang (barang atau jasa) mana yang harus diproduksi.
  • Berapa jumlah barang atau jasa yang harus diproduksi?
  • Kapan diproduksi?
  • Putuskan apa yang harus dilakukan hari ini dan lusa.
    dan lain-lain.

2. Bagaimana? (Epistemologi: pertanyaan tentang pilihan metode.)

  • Bagaimana barang harus diproduksi.
  • Siapa yang memproduksi.
  • Siapa yang harus melakukan pertanian dan siapa yang beroperasi?
  • Energi apa yang dikonsumsi dan dari mana asalnya?
  • Seberapa besar peran BUMN atau swasta dalam produksi barang dan jasa?

3. Untuk siapa?

  • Untuk siapa barang diproduksi.
  • Yang menikmati dan membeli barang.
  • Bagaimana barang didistribusikan.
  • Sektor produksi mana yang menjamin semua orang dan mendapat bagian yang sama.
  • dan lain-lain.

Masalah ekonomi yang mendasar ini akan membuahkan hasil, yaitu data faktual tentang keadaan (ekonomi) suatu masyarakat (negara) dan apa yang dibutuhkan masyarakat tersebut. Hal ini berdampak pada produksi barang dan jasa. Namun, ini akan menimbulkan masalah baru. Produsen misalnya memilih untuk memproduksi makanan tetapi tidak ada yang memberikan pelayanan kesehatan, atau karena masyarakat membutuhkan sandang, harga sandang di atas tingkat yang wajar, dan hanya orang-orang tertentu yang mampu membeli sandang. Masalah-masalah tersebut menjadi alasan perlunya sistem ekonomi.

Pengertian Sistem Ekonomi

Sistem terdiri dari sejumlah komponen yang bekerja sama untuk mencapai semua tujuan dari keseluruhan sistem. Sebuah sistem dapat digambarkan sebagai kumpulan komponen di mana beberapa komponen ini terkait satu sama lain selama periode waktu tertentu.

 

Ciri – Ciri Sebuah Sistem

Setiap sistem bukan hanya kumpulan bagian, elemen atau komponen yang berbeda, tetapi satu kesatuan dan kesatuan yang utuh.
Setiap sistem melakukan aktivitas atau proses yang mengubah input menjadi output.
Unsur-unsur sistem tersebut antara lain:

  • Elemen sistem,
  • Fungsi anggota,
  • Hubungan antar elemen,
  • Pengaturan (setting),
  • Tujuan dari sistem.

Dari pengertian di atas dapat diketahui bahwa sistem ekonomi meliputi segala proses dan kegiatan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup atau untuk mewujudkan kesejahteraan.

 

Unsur – Unsur Sistem Ekonomi

  • Badan usaha seperti: rumah tangga, perusahaan, serikat pekerja, instansi pemerintah dan lembaga lain yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi.Pelaku ekonomi seperti: konsumen, produsen, pekerja, investor dan pejabat terkait.
  • Lingkungan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Modal (SDK), Sumber Daya Teknologi (SDT).
  • Unsur-unsur tersebut memiliki fungsi dalam perekonomian. Fungsi yang harus dilakukan selama proses
  • kegiatan ekonomi, seperti:
  • fungsi produksi,
  • Konsumsi, distribusi,
  • Investasi,
  • Peraturan.

Hasil dari kegiatan ekonomi sangat tergantung bagaimana elemen-elemen sistem ekonomi tersebut menjalankann fungsinya.  Sumber Rangkuman Terlengkap : SeputarPengetahuan.Co.Id