Kepergok! Viral Video Mobil Goyang di Pinggir BKB Semarang

Semarang – Sebuah video mobil goyang yang ketahuan masyarakat di Kota Semarang, Jawa tengah, trending di sosial media. Seperti apakah peristiwanya?
Salah satunya account sosial media yang mengupload video itu ialah instagram @ndorobei.official yang memberikan caption info yang menyebutkan kejadian terjadi disekitaran Sungai Banjir Saluran Barat (BKB) Semarang.

Video memiliki durasi 31 detik itu menunjukkan masyarakat yang bertandang ke mobil warna putih yang terparkir di tepi jalan. Tanpa kalimat, masyarakat yang tiba mendobrak kaca mobil dan rupanya kelihatan ada sepasang wanita dan pria didalamnya. Saat kedapatan, mereka segera kabur meluncurkan mobilnya.

Ia menceritakan saat peristiwa sedang lewat memakai motor di Jalan Bojong Salaman, Pusponjolo, Semarang sekitaran jam 15.30 WIB. Saat menyaksikan mobil putih terparkir itu tidak menyengaja dia menyaksikan lelaki dan wanita dalam mobil sedang bermesraan.

“Dari kaca depan kan tidak gelap. Mereka di bangku depan,” ucapnya ke detikcom, Sabtu (25/9/2021).

Link Donload : Easeus Data Recovery Wizard Kuyhaa

Karena lajur itu satu arah, ia selanjutnya memutar melalui jalan lain untuk kembali lagi ke lokasi itu. Rupanya 2 orang itu tidak kelihatan dari kaca depan. Ia memutar kembali dan rupanya mobil mulai bergoyang. Dia juga memiliki inisiatif bertandang ke mobil itu dan terlihat pasangan itu diperhitungkan sedang melakukan perbuatan tidak pantas.

Saat pasangan dalam mobil itu tahu ada masyarakat yang menghampirinya, mereka segera pancal gas.

Berkaitan kejadian itu, dia sebagai masyarakat cukup risau karena tidak malu lakukan hal pantas pada tempat umum bahkan juga keadaan jalan saat itu ramai. Dia cemas bila ada anak-anak menyaksikan mereka.

“Ya risau, bagaimana jika ada anak-anak saksikan,” katanya.

 

Berkaitan rekaman video itu dia mengharap bisa saja ancaman sosial dan pelajaran untuk yang lain. Dia mengharap tidak lagi ada perlakuan semacam itu pada tempat umum. Ia akui tidak memberikan laporan peristiwa ini ke polisi.

Polres Bogor Kota sukses tangkap gerombolan penipu berlagak pelancong asing yang tawarkan investasi. Beberapa aktor sering mengambil uang punya korban lewat anjungan tunai berdikari (ATM).
Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro menjelaskan gerombolan penipu yang sukses diamankan sejumlah 4 orang. Keempatnya ialah Adi Santoso, Joko, Bimo, dan Usman.

Baca juga : Minimal Kirim Uang Lewat Alfamart

“Mereka bekerja cari calon korban yaitu pelancong yang bermalam di hotel berkelas di sekitar SSA (mekanisme satu arah) yaitu jalan yang memutari Kebun Raya Bogor,” kata Kombes Susatyo, seperti dikutip dari Di antara, Minggu (26/9/2021).

Susatyo menerangkan modus khusus gerombolan penipu ini ialah akui sebagai pelancong asing dengan logat melayu Brunei Darussalam. Beberapa aktor dalam berlaga cari partner usaha untuk investasi.

Gerombolan penipu itu mempunyai pekerjaan dan peranan masing-masing dalam memperdayai calon korbannya. Adi Santoso, berperanan sebagai yang cari calon korban dan targetnya ialah pelancong yang bermalam di hotel berkelas di jalan khusus sekitar Kebun Raya Bogor, yang diprediksi banyak memiliki uang.

Joko berperanan sebagai pelancong asing berlogat lewat Brunei Darussalam dan dalam laganya ia mengganti ATM punya korban. Selanjutnya, Bimo dan Usman berperanan sebagai supir dan menolong cari calon korban.

“Gerombolan ini selanjutnya mengambil uang korban dari ATM kepunyaannya sebelumnya setelah mengingat nomor pin ATM korban,” ucapnya.

Simak juga:

40 Mobil Persewaan Diambil alih Polisi, Sindikat Curanmor di Depok Dipegang IRT
Menurut Susatyo, dari info beberapa terdakwa dalam pengecekan, gerombolan itu telah sukses menipu lima korban. Dalam satu tahun paling akhir beberapa aktor sudah kumpulkan uang sekitaran Rp 500 juta.

“Tiap korban yang ditipu, kerugiannya tidak ada yang di bawah Rp 100 juta,”

Download Capcut Pro MOD Apk

Dari gerombolan itu, polisi mengambil alih sekitar 118 kartu ATM bank nasional atau bank asing, uang berbentuk rupiah dan dolar AS, dan kendaraan yang dipakai untuk menipu. Gerombolan penipu itu didugakan dengan Pasal 378 KUHP, berkenaan penipuan dengan sanksi hukuman penjara paling lama 4 tahun.