Jenis Sistem Ekonomi

Jenis Sistem Ekonomi

Berdasarkan mekanisme pengelolaan perekonomian:

1. Sistem Ekonomi Tradisional
2. Sistem Ekonomi Pasar
3. Sistem Ekonomi Komando / Terpimpin

Berdasarkan kepemilikan aset yang relevan:

Sistem ekonomi kapitalis (kapitalisme)

  • Pengakuan luas atas hak-hak pribadi
  • Kepemilikan alat-alat produksi di tangan individu
  • Individu bebas memilih profesi/usaha yang dianggap baik bagi dirinya.
  • Perekonomian ditentukan oleh mekanisme pasar
  • Fungsi pasar adalah memberikan ‘sinyal’ kepada produsen dan konsumen berupa harga.
  • Intervensi pemerintah harus diminimalkan. “The invisible hand” yang mengatur perekonomian agar efisien.
  • Motif yang mendorong perekonomian untuk menghasilkan keuntungan
  • Orang dipandang sebagai homo-ekonomi yang selalu mengejar kepentingannya sendiri (keuntungan).
  • Konsep individualisme didasarkan pada materialisme, warisan Yunani kuno (disebut hedonisme).

 

Kelebihan dan Kelemahan Kapitalisme

Kelebihan Kapitalis

  1. Penggunaan sumber daya dan distribusi barang yang lebih efisien.
  2. Kreativitas orang tinggi melalui kebebasan untuk melakukan yang terbaik bagi diri mereka sendiri.
  3. Kontrol politik dan sosial minimal karena membutuhkan lebih sedikit waktu dan uang.

Kelemahan Kapitalisme

  1. Tidak ada yang namanya persaingan sempurna. Ada persaingan tidak sempurna dan persaingan monopoli.
  2. Sistem penetapan harga gagal mengalokasikan sumber daya secara efisien karena faktor eksternal (tanpa memperhitungkan faktor-faktor yang menekan upah dan faktor lainnya).

 

Sistem Ekonomi Sosialis

  • Masyarakat dipandang sebagai satu-satunya realitas sosial, sedangkan individu hanyalah fiksi.
  • Dalam sistem sosialis tidak ada pengakuan hak-hak pribadi (individu).
  • Pemerintah bertindak aktif mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dan pemantauan.
  • Alat-alat produksi dan kebijakan ekonomi diatur oleh negara.
  • Pola produksi (aset yang dikuasai masyarakat) melahirkan kesadaran kolektivisme (masyarakat sosialis).

 

Kelemahan Sistem Ekonomi Sosialis

  1. Teori konflik kelas tidak diterima secara luas
  2. Tidak ada pilihan pekerjaan yang bebas (kreativitas masyarakat terhambat, produktivitas menurun, produksi dan ekonomi mandek).
  3. Tidak ada insentif untuk bekerja keras (yaitu, tidak ada insentif untuk bekerja lebih baik, kinerja dan produksi menurun, ekonomi melambat).
  4. Tidak menjelaskan bagaimana mekanisme ekonomi (Karl Marx hanya mengkritik kejahatan kapitalisme, tetapi tidak menjelaskan mekanisme yang mengalokasikan sumber daya di bawah sosialisme).
  5. Sosialisme tidak sama dengan kapitalisme, tetapi sosialisme adalah tahap persiapan komunisme. Komunisme adalah fase terakhir dalam perkembangan masyarakat (The Six Great Historical Stages): komunisme primitif, perbudakan, feodalisme, kapitalisme, sosialisme, dan komunisme penuh.

 

Sistem Ekonomi Campuran

1) Kedua sektor ekonomi tersebut hidup berdampingan
2) Interaksi ekonomi terjadi di pasar
3) Kompetisi dalam sistem campuran diperbolehkan
4) Intervensi pemerintah
5) Alasan perlunya intervensi pemerintah government

  • Mencegah perusahaan besar mempengaruhi kebijakan politik dan ekonomi kebayan
  • Mencegah organisasi buruh (masyarakat) menekan pengusaha untuk menentukan harga barang.

Sumber Rangkuman Terlengkap : SarjanaEkonomi.Co.Id