5 Tips Atur Biaya Kuliah di Masa Pandemi

Tidak bisa dimungkiri bahwa pendidikan di masa pandemi tetap harus berjalan seperti biasanya. Meskipun faktanya terdapat adaptasi kebiasaan baru seperti kuliah dari rumah hingga membuat kampus menjadi semakin sepi.

Beruntung jika kampus masih menerapkan kuliah secara daring. Sebabnya ada budget yang tidak perlu dikeluarkan seperti transportasi, biasa kosan dan lain sebagainya. Pun jika harus ada yang dibayarkan di muka, tetap bisa mengandalkan pinjaman online cepat cair dan mudah. Nantinya, bisa kita bayarkan sebelum jatuh tempo.

Bagi yang terpaksa harus ngekos dan jauh dari rumah, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar tetap bisa mengatur keuangan dengan baik di masa pandemi.

Hitung berapa kebutuhan kuliah

Bagaimanapun untuk mengetahui kebutuhan kuliah, kamu tetap perlu mencatatnya mulai dari uang SPP, SKS, buku, fotokopi tugas-tugas, serta biaya-biaya lain yang biasanya baru muncul di pertengahan studi. 

Seluruh kebutuhan tersebut harus bisa diatur sedemikian rupa agar bisa sesuai dengan kiriman atau pemberian dari orang tua. Jika pun sudah hidup mandiri dan membiayai kuliah sendiri, tetap harus diperhitungkan berapa sebenarnya dana yang dibutuhkan setiap bulan.

Dengan begitu kamu akan mengetahui beban biaya pengeluaran per bulannya. Kekurangannya bisa kamu dapatkan dengan melakukan kerja sampingan atau berjualan secara online.  

Memanfaatkan buku kakak kelas atau dari perpustakaan

Beberapa kakak kelas dari satu jurusan biasanya ada yang dengan sukarela memberikan buku-bukunya kepada adik kelasnya. Ada juga yang harus mendapatkannya dengan harga grosir atau terdiskon. Cara seperti itu tetap bisa dilakukan sembari memenuhi kebutuhan buku-buku lainnya secara bertahap. 

Cari peluang bisnis yang bisa dijalankan selagi kuliah

Kondisi pandemi jangan sampai membuat pikiran menjadi buntu. Teruslah bergerak dan berusaha dengan melakukan bisnis kecil-kecilan. Seperti membuat rangkuman perkuliahan kemudian dijual ke teman-teman, hingga jasa konsultasi pelajaran, atau menjadi guru les bimbingan online.

Selain itu cukup banyak bisnis kecil-kecilan yang bisa dilakoni di sela-sela kegiatan kuliah daring atau belajar secara online. Membentuk diri menjadi pribadi yang kuat mental sangat penting terutama dalam menghadapi dunia kerja

Jangan terlalu banyak jajan

Selagi masa pandemi, kebutuhan jajan biasanya berkurang. Tapi, dengan adanya layanan pemesanan makanan justru yang membuat budget jajan kamu bisa jadi jebol. Selama pandemi usahakan tidak terlalu banyak jajan, apalagi jika makanannya dijual tanpa menggunakan penutup yang benar. 

Kurangi jajan dengan memasak makanan sendiri. Kerja sama dengan teman kosan atau teman kamar agar bisa memasak sendir sehingga bisa menjadi pilihan konsumsi yang aman karena membatasi bertemu dengan orang lain. 

Manfaatkan pinjaman online jika diperlukan

Uang kuliah biasanya dibayarkan di akhir semester saat memasuki semester baru. Kadang-kadang berbarengan dengan hari raya Lebaran atau liburan sehingga budget biasanya membengkak karena butuh bayar ini itu.

Sementara biaya pendidikan ataupun dana darurat lainnya tidak bisa ditunda. Alternatifnya adalah dengan menggunakan pinjaman online cepat cair dan mudah. Misalnya seperti yang ditawarkan oleh Kredivo.

Bunga Kredivo sangatlah rendah jika dibandingkan dengan fintech lain yang sejenis.Dengan bunga pinjaman sebesar 2,6% flat perbulan, bisa dicicil dalam waktu 3 atau 6 bulan. Kredit limit yang diberikan bisa mencapai Rp30 juta selama memenuhi syarat dan profil nasabah pinjaman online. Selain itu, Kredivo juga memiliki sister company yang juga bisa kamu jadikan andalan untuk mendapat pinjaman tunai untuk kebutuhan kuliah, yaitu Kredifazz.

Syarat pendaftaran juga cukup mudah, punya penghasilan tetap minimal Rp3 juta per bulan, berusia antara 18-60 tahun dan berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, dan Kediri.